Wednesday, 26 October 2016

Serial PATENKU 5 (Sang Penjual Degan Laris)

Kalau cuaca panas terik, terus kita sibuk dengan aktifitas sehari-hari di luar, maka yang selalu teringat adalah air. Kenapa air? karena kita merasakan kehausan yang sangat bersangatan. Haus yang bersangatan harus dihapus sehingga merasakan kesegaran yang luar biasa. Apabila kita mengalami rasa haus, kemudian kita tidak cepat-cepat minum air, maka bisa jadi kita akan mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, manusia untuk mengurangi rasa hausnya harus minum air. Air minum ini biasanya bisa mengunakan air putih atau biasa juga kita langsung kepikiran nyari air yang lain, dalam hal ini saya selalu berlangganan nyari air "degan". Air degan adalah air kelapa. Selain bisa mengurangi rasa dahaga kehausan juga memiliki nutrisi. saya tidak tau persis nutrisinya apa saja, karena saya nggak ahli dalam ilmu per nutrisian dan ahli gizi.
Lihatlah, dipinggiran jalan raya, atau jalan-jalan banyak sekali pedagang air "degan" yang nongkorong. Mereka pasti sadar dan tau banget kalau air degan ini pasti akan laris bila di musim panas. Namun, air degan ini tidak hanya laku di musim panas, bisa juga menjadi alternatif pengobatan.

Saya dan keluarga juga selalu mengandlakan air degan apabila haus dan apabila keracunan. nah, kami selalu berlangganan dengan Bapak "X". Seorang penjual Degan yag ada di Yogyakarta tepatnya seturan. Selama ini kami juga berlangganan dari satu penjual  ke penjual lain. Tapi sejak ketemu dengan penjual Bapak "X" ini, wah kami nggak mau ke lain hati. Ibarat orang jatuh cinta, aku selalu pada Bapak "X" ini apabila mau beli Degan.

Pertanyannya kenapa? ya kenapa?..karena produk Bapak "X" ini sangat luar biasa. Kami tidak pernah kecewa dengan degan beliau. Biasanya kalau kita menikmati degan, selian airnya adalah "daging" kelapanya yang rasanya luar biasa. Tidak keras, tidak tipis dan lembut. Kami selalu heran, kok bisa ya? Setiap kami membeli degan Bapak "X" ini airnya rasanya enak, trus dagingnya juga selalu "maknyuuss" untuk di nikmati. Waktu itu saya penasaran, dan beranikan diri untuk bertanya. Apkah resepnya? apakah pakai jampi-jampi? Jimat? atau ada doaq-doa khusus. Ternyata jawabannya dari sang penjual membuat saya kaget dan terkagum -kagum. Bapak "X" dan istrinya bilang, oh ya saya lupa biasanya Bapak ini jualan dibantu oleh sang istri yang pelayannnya juga sangat ramah.
Kembali kepada inti persoalan, kenapa "DEGAN"nya si Bapak "X" ini enak banget dan so pasti jadi laris betul. Inilah beberapa tips nya kata si Bapak :
1. Pilih profuk kelapa yang benar-benar bagus, tidak masalah sedikit lebih mahal harganya yang penting konsumen pasti akan suka dan tidak kecewa.
2. Tidak perlu bicara kuantitas, tapi fokus kepada kualitas, karena mereka yakin, kaualitas akan membuat konsumen bisa kembali, lebih baik jual sedikit, dengan kualitas yang baik daripada banyak tapi kualitas jelek, sehingga, wajar kadang siang mereka sudah tutup toko dan kita kecewa karena sudah habis..hehehe..bukan kecewa produknya. (saking larisnya)
3, Pelayanan yang ramah dan tidak "PHP"in konsumen..kadang konsumen bertanya ini bagus nggak??jawab bagus, padahal isinya jelek..
4. Berani mengganti produk yang tidak memuaskan. Saya sering lihat, apabila mereka memotong kelapa, trus mereka lihat isinya nggak bagus, langsung di ganti..ini jarang sekali di lakukan oleh para penjual degan yang lain. So, dahsyat banget yaa??? luar biasa...
5, Kontrol kualitas sebelum di jual dan lakukan pada saat memilih produk untuk di jual. Nah ini pernah saya saksikan, si Bapak "X" memilih produk pada saat supliernya datang. si Bapak sangat teliti sekali, pilah pilih, pukul-pukul, dengerin bunyi (nggak tau bunyi apa).yang bagus ambil, kurang bagus kembalikan.

Ternyata begitulah kawan, setiap bisnis yang dilakukan, butuh pengetahuan yang juga mumpuni. keberhasiulan sebuah bisnis tergantung juga pada pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pebisnis. Jangan abaikan pengetahuan.Kalau tidak tau, tanya dan belajar.Selain itu, juga menjaga komitmen memberikan yang terbaik buat konsumen. Berani mengganti apabila produk rusak dan kurang bagus. Islami banget yaaa???luar biasaaa..

Melihat fakta ini, saya jadi ingin selalu belajar dan belajar. Dari sang Penjual degan ini, Banyak sekali Pembelajaran yang harus juga menjadi komitmen saya sebagai seorang pebisnis. semoga Bapak "X" sang penjual degan selalu sehat, kuat dan komit dengan bisnisnya, sehingga selain usahanya untuk menghidupinya juga banyak memberikan manfaat bagi orang banyak. karena degannya sudah banyak memberikan manfaat kesehatan bagi "konsumen" degan si Bapak.

wallaaahu a'lam


No comments:

Post a Comment