Lihatlah kawan, saya seringkali melihat seorang Penjual madu yang menggunakan motor roda 3. Si Bapak yang penuh semangat saya namakan. Betapa, seringkali saya berpapasan dengan si bapak yang penuh semangat ini, membawa motor dan lengkap dengan jualannya yakni jual madu. Saya tidak paham persis apakah madu yang dijualnya ini laku atau tidak, namun setiap saya berpapasan dan melihat orang ini selalu madu yang dibawanya. Kenapa menggunakan motor roda 3? karena saya melihat kondisi kakinya yang satu tdak berfungsi norman, makanya motor yang bisa dia kendarai adalah motor roda 3. Setiap hari pula saya lihat, istrinya dan kadang anaknya ikut di atas motor ini,
Entahlah, apakah istri dan anaknya juga ikut jualan? tapi terkadang saya melihat anaknya menggunakan seragam sekolah, artinya dia masih sempat mengantarkan anaknya sekolah setelah itu jualan madu.
SUbhanallaah, Allahu Akbar !!!
Dahsyat bukan? Manusia dengan kondisi tubuuh yang tidak normal saja, masih berjuang dan memiliki asa untuk mencari penghidupan untuk anak dan istrinya. Dia sangat memahami bahwa , Laki-laki adalah "kepala keluarga" yang memiliki kewajiban untuk menafkahi keluarga?. Tanyalah pada diri kita masing-masing, khusus bagi laki-laki? apakah kamu sudah menjadi kepala keluarga sebenarnya?apakah kamu telah menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarga?? karena ini akan kamu pertanggungjawabkan kelak di akhirat. Jangan hanya berfikir dan semangat untuk menikah, mengarungi bahtera rumah tangga, memiliki istri yang sah, namun kamu lupa apa kewajibanmu setelah menikah??
Kewajiban laki-laki adalah "menjadi komandan, panglima, dan sahabat buat istri dan anak-anakmu, Jangan kau hanya berharap menikah untuk melepaskan hawa nafsu-mu dengan dalih "Menghalalkan apa yang haram", belum cukup sampai di sana. Kamu harus dan saya harus mampu menunaikan kewajiban sebagai seorang suami, Ayah, sahabat bagi istri dan anak-anak kita.
Lakukan apa yang bisa kamu lakukan, teruslah bergerak dan bergerak. Bila perlu apalabila kamu juga ada waktu dan kesempatan selalu belajar dan perbaharui kemampuan kamu. Hidup di atas dunia bukan untuk berleha-leha, bersenang-senang saja, tapi berusaha dengan keras mencapai kebahagiaan dunia demi kebahagiaan akhirat yang abadi, kekal selama-lamanya. Bukankah, pekerjaan yang dilakukan oleh seorang hamba dengan kerja keras, sungguh-sungguh dan totalitas dengan cara yang baik dan untuk menafkahi dirinya dan keluarganya, bisa menghapuskan dosa-dosanya???
Ayo semangat!!! dan hapus kata-kata menyerah dalam "pikiranmu" kawan...kalau tidak, malu donk sama Bapak penjual madu itu, yang setiap hari diwaktu pagi pergi jualan mencari rejeki dan malam hari masih berjuang.
kalau ketemu di jalan...boleh di coba madunya...biasanya saya berpapasan di jalan kalurang Jogjakarta.
No comments:
Post a Comment